Kepala LPP RRI Merauke: Terima 11 Mahasiswa Sastra Inggris Untuk Belajar di RRI

Bagikan ke Media Sosial kamu

Noken Post – Mahasiswa Sastra Inggris Semester 6 Universitas Musamus kembali melaksanakan kegiatan lapangan selama 3 minggu di LPP RRI Merauke. Bertempat di ruang rapat RRI Merauke, kesebelas mahasiswa didampingi dosen pengampu mata kuliah Broadcasting, Wilhelmina Welliken, S.Sos diterima oleh Kepala LPP RRI Merauke Aser Paskah Rihi Tugu, SH, MH didampingi Marlan Kasie Siaran merangkap Plh Kasie Pemberitaan dan Nonce Manuputty, Kasie Teknik dan Media Baru. (8/6)

Pada saat tatap muka mengawali kegiatan lapangan, dijelaskan oleh Wilhelmina bahwasanya ini sudah tahun keempat dirinya setiap semester mengajak mahasiswa Sastra Inggris mata kuliah Broadcasting untuk langsung belajar dilapangan sejalan dengan jargon merdeka belajar.

Hal ini disambut hangat oleh Aser Paskah Rihi Tugu, karena dirinya juga pernah menjadi dosen saat bertugas di Kupang. Aser antusias menyambut 11 mahasiswa Sastra Inggris Universitas Musamus. Dalam kegiatan tatap muka Aser memberikan materi praktis tentang Dunia Broadcasting dengan harapan mahasiswa bisa menyerap dan memahaminya bahkan termotivasi menjadi seorang broadcaster.

Kepada Noken Post, Aser mengatakan dirinya sangat senang apabila banyak anak muda atau mahasiswa yang mau belajar tentang dunia broadcasting. Bahkan menurutnya mahasiswa yang praktek tersebut diperkenankan terlibat dilapangan menjadi seorang reporter atau penyiar, supaya mampu memahami pekerjaan di dunia broadcasting tepatnya di LPP RRI Merauke.

Semangat dan antusiaspun ditunjukkan oleh para mahasiswa. Menurut Lily salah seorang mahasiswa yang hadir, dirinya sangat tertarik menjadi seorang penyiar radio, dikarenakan waktu kecil saat duduk di bangku SD dirinya pernah menjadi bintang tamu program Radio Kecil, dan hal itu meninggalkan kenangan yang positif.

“Bisa masuk jadi bintang tamu siaran Radio Kecl itu sesuatu banget..” Terang Lily

Aser mengatakan “Jika mau belajar menjadi seorang broadcaster harus banyak mendengarkan siaran radio, karena radio memiliki karakteristik yang berbeda dari media lain, kekuatan radio ada pada suara sehingga artikulasi yang disampaikan harus jelas “ Urainya bersemangat.

Pada kesempatan yang sama Marlan, Plh Kasie Pemberitaan juga mengatakan akan membantu mahasiswa untuk mendapatkan beberapa materi teknis, salah satunya tentang karakter microphone.

Seperti pengalaman sebelumnya, Marlan akan membantu para mahasiswa memperoleh hal-hal baru terkait tentang dunia broadcasting sesuai dengan keahlian dan pengalaman yang dialami oleh Marlan. Senada dengan hal tersebut Nonce Manuputty Kasie Teknik dan Media Barupun menegaskan kepada setiap mahasiswa jangan sia-siakan kesempatan harus banyak bertanya saat dilapangan. (Will)


Bagikan ke Media Sosial kamu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *